Sabtu, 19 Maret 2022

Tak Pandai

Menjadi yang dirindukam ternyata hanya sebuah impian dan harapan yang masih aku gantungkan tepat didepan mataku. Bahkan semakin bertambah usia ku, aku semakin menjadi bukan diriku sendiri. Seakan jauh dari apa yang aku bayangkan jauh sebelumnya. Aku mulai merutuki keyidakmampuanku dalam banyak hal. Bahkan aku merasa dibawah sejatuh jatuhnya. Aku tak diperlukan, aku tak dibutuhkan, aku tak bisa lakukan apa apa. Aku yang hanya tampak tak baik dimata siapapun. Bahkan aku tak sanggup membenahi ego ku. Ya dia yang selalu bisa melakukannya sendiri. Tanpa berusaha menanyakan pada ku tentang kesanggupan ku. Sudahlah...mungkin aku yang tak pandai dalam hal apapun, aku yang tak bisa melakukan banyak hal, aku yang selalu salah dimata banyak orang sudah merasa cukup untuk menyudahi rasa ini. 

Aku ingin sekali bangkit meski aku penuh peluh dan air mata. Aku ingin sekali bisa berdiri tegak tanpa aku harus merasa berat dengan banyak pihak. Kelak senja ku akan segera datang, meski aku tak tau bagaimana kondisi ku saat menyapa senja. Tapi aku berharap aku bisa berjalan menuju senja dengan kebermanfaatan diriku sebagai seorang manusia muslimah.